Senin, 28 Januari 2008

Dua Pemancing Hebat

Dua Pemancing Hebat
Diceritakan tentang sebuah kejadian yang dialami dua orang pemancingyang sama-sama hebat, berinisial A dan B. Kedua pemancing itu selalumendapatkan banyak ikan. Pernah kedua pemancing tersebut didatangioleh 10 pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Sepertibiasa, kedua pemancing itu mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan10 pemancing lainnya hanya bisa gigit jari, karena tak satupun ikanmenghampiri kail mereka.

Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancingkepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidakdirespon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancingberinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan tergangguoleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu. Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Iabersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ihbermanfaat bila diamalkan. "Hanya dengan cara kita mengembangkanorang lain yang membuat kita berhasil selamanya," kata Harvey S. FireStone. Karena tindakan tersebut disamping menjadikan kita lebihmenguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan darisegi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lainsebagainya. "Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapaiimpiannya, impian Anda akan tercapai," imbuh Zig Ziglar, seorangmotivator ternama di Amerika Serikat.
Bentuk pemberian tak harus berupa uang, ilmu pengetahuan dan lainsebagainya, melainkan juga dalam bentuk kasih sayang, perhatian,loyalitas, motivasi, bimbingan dan lain sebagainya semampu yang dapatkita berikan. "Make yourself necessary to somebody. – Jadikan dirimuberarti bagi orang lain," kata Ralph Waldo Emerson. Kebiasaan memberiseperti itu selain memudahkan kita memperluas jalinan hubungansosial, tetapi juga membangun optimisme karena merasa kehidupan kitalebih berarti.[aho]